SURAKARTA – Menyambut Milad ke-99, RS PKU Muhammadiyah Surakarta memperkuat kolaborasi dengan kader Posyandu dan Puskesmas melalui kegiatan Gathering Kader Posyandu bertema “Menyapa Kader, Menguatkan Masyarakat”, pada 9 Oktober 2026 di Aula RS PKU Muhammadiyah Surakarta. Kegiatan ini diikuti 113 perwakilan kader Posyandu dan Puskesmas se-Kota Surakarta, dengan agenda utama seminar penguatan peran kader Posyandu dalam pendampingan kesehatan mental ibu hamil.
Kegiatan ini menghadirkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Surakarta, dr. Retno Erawati Wulandari, dan Psikolog Klinis RS PKU Muhammadiyah Surakarta, Rina Jayanti, M.Psi., Psikolog, CHt®, sebagai narasumber. Melalui kegiatan ini, para kader diharapkan memperoleh wawasan dan penguatan kapasitas untuk mendukung kesehatan masyarakat, khususnya kesehatan ibu dan anak.
Direktur RS PKU Muhammadiyah Surakarta, dr. Arief Budiman, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kader Posyandu memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di tingkat masyarakat. Kedekatan kader dengan warga menjadikan mereka mitra penting dalam mengenali kebutuhan kesehatan dan menghubungkan masyarakat dengan fasilitas pelayanan kesehatan.
“Menjelang satu abad, RS PKU Muhammadiyah Surakarta terus berkomitmen memberikan manfaat bagi masyarakat melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk kader Posyandu. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga memperkuat sinergi dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sehat,” ujar dr. Arief Budiman.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Surakarta, dr. Retno Erawati Wulandari, menjelaskan bahwa peran kader Posyandu mencakup berbagai kelompok sasaran, mulai dari ibu hamil, bayi dan balita, remaja, usia dewasa, hingga lanjut usia. Kader juga berperan sebagai penghubung antara masyarakat dan fasilitas pelayanan kesehatan, sehingga keberadaan mereka penting dalam mendukung upaya promotif dan preventif di lingkungan masyarakat.

“Kader adalah orang-orang yang membersamai masyarakat dan lebih memahami kondisi di lapangan. Karena itu, peran kader sangat penting dalam membantu masyarakat mengakses layanan kesehatan yang dibutuhkan,” papar dr. Retno.
Aspek kesehatan mental juga menjadi perhatian dalam kegiatan ini. Psikolog Klinis RS PKU Muhammadiyah Surakarta, Rina Jayanti, M.Psi., Psikolog, CHt®, menekankan bahwa pendampingan ibu hamil perlu memperhatikan kondisi psikologis, sekaligus kesejahteraan mental para kader yang menjalankan peran pendampingan di masyarakat.
“Kesehatan mental kader sama pentingnya dengan kesehatan mental ibu hamil yang mereka dampingi. Kader juga perlu mendapatkan perhatian dan penguatan agar dapat menjalankan perannya secara optimal,” tutur Rina Jayanti.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Bagian Pemasaran, Humas dan Kemitraan RS PKU Muhammadiyah Surakarta, Betty Andriani, memperkenalkan rangkaian layanan kesehatan ibu dan anak yang tersedia di rumah sakit tersebut. Layanan ini mencakup pendampingan sejak persiapan kehamilan, pemeriksaan kehamilan, persalinan, perawatan bayi baru lahir, hingga pemantauan tumbuh kembang dan imunisasi anak.
Rangkaian layanan tersebut antara lain tersedia melalui Klinik Fertilitas “Hidayah”, layanan pemeriksaan kehamilan komprehensif, persalinan yang mengutamakan keamanan dan kenyamanan, ruang rawat inap yang mendukung pemulihan, serta layanan kesehatan bayi dan anak. Pengenalan layanan ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman kader mengenai pilihan layanan kesehatan ibu dan anak serta mendukung proses rujukan sesuai kebutuhan pasien.

Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Pertemuan ini menjadi bagian dari komitmen RS PKU Muhammadiyah Surakarta untuk membangun kemitraan yang berkelanjutan dengan kader Posyandu dan Puskesmas dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
Ke depan, RS PKU Muhammadiyah Surakarta berharap kolaborasi ini dapat terus dikembangkan melalui edukasi kesehatan berkelanjutan, penguatan kapasitas kader, serta sinergi dalam deteksi dini dan pendampingan kesehatan ibu dan anak, termasuk kesehatan mental selama kehamilan. Dengan demikian, kader Posyandu dan fasilitas pelayanan kesehatan dapat semakin bersinergi dalam menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, responsif, dan berkesinambungan bagi masyarakat Surakarta.*
Di sini, Anda dapat menemukan berbagai informasi terbaru kesehatan, berita terkini tentang berbagai kegiatan, inovasi, dan pencapaian rumah sakit, termasuk liputan acara penting lainnya.
Tinggalkan Komentar