SURAKARTA – RS PKU Muhammadiyah Surakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam aksi kemanusiaan dengan menugaskan 6 (enam) personel Emergency Medical Team (EMT) untuk membantu penanganan respon bencana di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Keenam personel tersebut terdiri dari 1 dokter umum, 3 perawat, 1 bidan, dan 1 tenaga farmasi, yang bertugas di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, pada 24 Januari hingga 7 Februari 2026.
Rombongan relawan dilepas secara resmi oleh Direktur RS PKU Muhammadiyah Surakarta, dr. Arief Budiman, pada Kamis, 23 Januari 2026, satu hari sebelum keberangkatan. Prosesi pelepasan turut didampingi oleh Pengurus Harian MPKU Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surakarta serta jajaran Wakil Direktur RS PKU Muhammadiyah Surakarta.
Penugasan ini dilaksanakan berdasarkan surat dari Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) PP Muhammadiyah terkait kebutuhan tenaga medis dan tenaga kesehatan yang dikoordinasikan oleh Pusat Krisis Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk membantu penanganan respon bencana di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Dalam sambutannya, Direktur RS PKU Muhammadiyah Surakarta, dr. Arief Budiman, menyampaikan apresiasi sekaligus pesan kepada para personel yang ditugaskan.
“Kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas kesediaan para personel menjadi relawan penanganan bencana di Sumatra. Kesediaan ini tentu telah dilandasi restu keluarga, baik suami, istri, maupun orang tua, khususnya ibu. Penugasan ini bukan sekadar tugas kemanusiaan, namun juga peneguhan niat untuk menolong sesama sebagai wujud dakwah bil hal Muhammadiyah yang selaras dengan visi dan misi RS PKU Muhammadiyah Surakarta. Kami berharap seluruh relawan dapat mengabdi dengan penuh keikhlasan, disiplin, semangat kolaborasi, tetap menjaga perilaku islami, profesionalitas kerja, serta menjaga nama baik RS PKU Muhammadiyah Surakarta dan Persyarikatan Muhammadiyah,” ujar dr. Arief Budiman.
Prosesi pelepasan ditandai dengan penyerahan bendera RS PKU Muhammadiyah Surakarta kepada perwakilan Tim EMT, dr. Hafizha Firdaus Al Fuady, sebagai simbol identitas dan amanah selama bertugas di pusat pelayanan lokasi bencana.
Sebelumnya, RS PKU Muhammadiyah Surakarta juga telah berpartisipasi aktif dalam respon bencana dengan menugaskan 1 (satu) personel tenaga kesehatan, Ibnu Yanuar Prasetyo, yang ditunjuk melalui MPKU Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah sebagai bagian dari Tim Medis PWM Jawa Tengah untuk membantu penanganan bencana di Sumatera Utara pada 20 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026.
Dengan keikutsertaan aktif dalam penanganan bencana ini, RS PKU Muhammadiyah Surakarta berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak bencana, memperkuat sinergi kemanusiaan lintas wilayah, serta meneguhkan peran rumah sakit Muhammadiyah sebagai institusi yang responsif, berdaya, dan berkomitmen tinggi terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan keislaman. *

Di sini, Anda dapat menemukan berbagai informasi terbaru kesehatan, berita terkini tentang berbagai kegiatan, inovasi, dan pencapaian rumah sakit, termasuk liputan acara penting lainnya.
Tinggalkan Komentar